Departemen saya adalah Ilmu Tanah Dan Sumberdaya Lahan atau yang disingkat dengan ITSL, nama mayornya Manajemen Sumberdaya Lahan fakultas pertanian Institut Pertanian Bogor. Kompetisi mayor ialah lulusan mampu menginventarisasi karakteristik lahan dan menerapkan teknik-teknik pemecahan permasalahnya untuk pembangunan berkelanjutan. Departemen Tanah menjadi Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan (DITSL) sesuai SK Rektor IPB No. No. 001/K13/PP/2005 yang juga mencakup pernyataan Mandat DITSL, yaitu “Pengembangan ilmu dan teknologi tanah dan lahan dilihat dari segi biofisik dan ruang yang meliputi pencirian, penggolongan, inventarisasi dan proses-proses yang terjadi serta perencanaan, pemanfaatan dan pengelolaan tanah dan lahan yang berkelanjutan”.  Sehubungan dengan penataan program studi pascasarjana, maka sejak 22 Maret 2007, DITSL menjadi homebase bagi 6 (enam) program studi magister, yaitu PS Ilmu Tanah (PS TNH), PS Ilmu Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (PS DAS), PS Ilmu Perencanaan Wilayah (PS PWL), PS Agroteknologi Tanah (PS ATT), PS Bioteknologi Tanah dan Lingkungan (PS BTL), dan PS Mitigasi Bencana dan Kerusakan Lahan (PS MBK), sesuai SK Rektor IPB No. 027/K13/PP/2007. Adapun visi, misi, dan tujuan dari departemen saya yaitu :

  1. Visi

Menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan, penelitian, dan pelayanan kepada masyarakat pada bidang ilmu-ilmu tanah dan sumberdaya lahan serta teknologi pengelolaannya untuk mendukung pertanian berkelanjutan, kelestarian lingkungan dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.

  1. Misi

Mengembangkan sumberdaya manusia dan ilmu pengetahuan serta teknologi pemanfaatan tanah dan lahan secara arif untuk berbagai penggunaan demi kesejahteraan masyarakat.

  1. Tujuan

Menghasilkan Sarjana Pertanian yang menguasai ilmu tanah dan lahan, mampu meramu cara-cara menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan penggunaan tanah, pengelolaan lahan dan perencanaan penggunaan lahan, serta mampu memahami fungsi tanah dan lahan sebagai faktor produksi dan memanfaatkannya secara ekonomis dengan tetap bersandar pada kaidah kelestarian lingkungan.

Departemen   Ilmu  Tanah  dan  Sumberdaya  Lahan  berkomitmen  melaksanakan  pendidikan dan pengembangan  ilmu-ilmu  tanah  dan  sumberdaya  lahan  bermutu  tinggi,  yang  ditunjukkan oleh dosen dengan kualifikasi tinggi dan pengelolaan manajemen  yang professional  serta menerapkan ilmu-ilmu tersebut ke masyarakat untuk pembangunan nasional yang berkelanjutan. Departemen   Ilmu  Tanah  dan  Sumberdaya  Lahan  menjalin kemitraan dengan universitas nasional dan luar negeri telah dikembangkan dan dipelihara melalui kerjasama strategis global, yang meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen dengan Jepang (Kyoto University, Nihon University, Chiba University, Osaka Gas Foundation, Toyota Foundation, Tokyo University of Agriculture), Jerman (Göttingen University  dan Universitas Bonn), dan Perancis.

Mata kuliah dari departemen saya berjumlah 26  banyaknya. Mulai dari dasar-dasar ilmu tanah, analiss tanah, pengantar ilmu tanah, kumia tanah, agrogeologi, fisika tanah, biologi tanah, penginderaan jauh dan interpretasi citra, geomorfologi dan analisis lanskap, pengantar agraria dan kadaster, metodologi penelitian, morfologi dan klasifikasi tanah, survei dan evaluasi sumberdaya lahan, kesuburan tanah, mananjemen dan teknologi pupuk, pengelolaan air, konservasi tanah dan air, bioteknologi tanah, sistem informasi geografis dan kartografi, perencanaan pengembangan wilayah, pengelolaan tanah, geografi tanah indonesia, perencanaan tataruang dan penatagunaan lahan, kuliah kerja profesi, seminar, dan terakhir skripsi.

Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HMIT) merupakan salah satu himpunan keprofesian yang ada di faperta. Himpunan berdiri sejak tanggal 21 Agustus 1972 dan himpunan keprofesian ini merupakan himpunan keprofesian yang pertama kali ada di IPB. HMIT saat ini diketuai oleh Yuwan Pratama Baki yang merupakan mahasiswa Ilmu Tanah angkatan ’45, di HMIT sendiri memiliki 4 divisi utama yang memiliki fungsi masing – masing. Divisi tersebut antara lain: 1. Divisi Litbang (Penelitian dan Pengembangan), 2. Divisi PSDM (Pengembangan Sumberdaya Mahasiswa), 3. Divisi Informasi dan Komunikasi, 4. Divisi Kewiraushaan. Divisi Litbang memiliki sub divisi yaitu soil club yang mana sub divisi ini merupakan tempat penyalur minat dan bakat dari mahasiswa Ilmu Tanah, pada divisi PSDM juga memiliki sub divisi yaitu badan olahraga dan seni yang mana divisi ini merupakan penyalur minat dan bakat dalam bidang olahraga dan bakat.

 

Leave a Reply

Search
Archives